Semua Kategori

Mudahnya Budidaya Tabulampot Buah Naga

tabulampot buah naga

Buah naga memiliki nama latin Hyloceres undatus, merupakan buah berwarna merah yang bisa ditanam di Indonesia. Umumnya buah ini bisa ditanam di lahan maupun di dalam pot atau tabulampot buah naga. Dengan iklim dan kondisi tanah yang sesuai maka memungkinkan untuk menanam buah ini sebagai tanaman budidaya.

Salah satu cara budidaya yang paling populer adalah tabulampot buah naga atau buah naga dalam pot. Selain lebih praktis, cara ini juga memiliki kelebihan lain yaitu tidak membutuhkan lahan yang luas untuk menanamnya.

Sifat dan Karakteristik Buah Naga Merah

buah naga merah

Sebelum mengetahui bagaimana cara budidaya tabulampot buah naga, maka harus mengenal dulu sifat, karakter dan ciri khas dari buah naga dalam pot tersebut. Buah naga dalam pot merupakan salah satu jenis kaktus dari keluarga Hylocereus dan Selenicereus.

Buah naga merah ini berasal dari kawasan Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Namun saat ini, buah dengan ciri khas batang yang berduri seperti kaktus tersebut bisa tumbuh di negara-negara Asia. Indonesia adalah salah satu negara dengan kondisi iklim maupun tanah yang dapat dengan mudah ditanami pohon naga tersebut.

Ciri Umum Tanaman Buah Naga

Selain di Indonesia, tanaman ini juga bisa tumbuh di Taiwan, Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Ada banyak sifat dan karakter dari tanaman ini yang unik dan berbeda dari tanaman buah pada umumnya. Beberapa ciri umum dari buah ini bisa dilihat dari morfologinya :

  • Bunga => Hanya mekar di malam hari. Mahkotanya berwarna putih. Untuk penyerbukannya dibantu oleh kelelawar di malam hari.
  • Akar buah naga => Sebagai tumbuhan jenis kaktus, buah naga dalam pot memiliki akar serabut. Akar-akar ini tumbuh pada tanah hingga pada bagian batang. Akar mengantung ini ditemukan pada bagian belakang sirip di sudut batang.
  • Duri => Di bagian duri ada bunga yang tumbuh. Bunga-bunga yang tidak jatuh menjadi buah. Duri inilah yang menjadikan buah naga dalam pot menjadi unik.
  • Buah naga => Buah naga berbentuk bulat, namun ada pula yang bentuknya agak lonjong. Untuk kulit buahnya berwarna merah cerah. Daging buahnya ada yang berwarna putih dan ada pula yang berwarna merah. Yang unik adalah pada buah terdapat lapisan yang mirip dengan sisik. Karena itulah, buah ini disebut dengan buah naga.
  • Batang buah naga => Untuk batang tanaman buah naga dalam pot maupun budidaya di lahan, bentuk batangnya adalah segitiga. Ada sudut-sudut yang dipenuhi duri layaknya pohon kaktus.

Untuk pembentukan buahnya sendiri berasal dari bunga yang sudah mengalami penyerbukan. Bunga-bunga akan mekar di awal malam saat kuncup bunga berukuran sekitar 30 cm. Pada mahkota bagian luar berwarna krem hingga kuning. Bunga inilah yang akan mekar sekitar jam sembilan malam.

Di dalam bunga terdapat benang sari berwarna kuning. Bentuk bunganya seperti corong yang akan mekar secara penuh pada malam hari. Pada saat seperti inilah bunga akan menarik hewan penyerbuk yang akan membantu penyerbukan.

Proses penyerbukan ini juga dimungkinkan karena bunga menghasilkan aroma khusus. Aroma ini akan menarik hewan malam seperti kelelawar untuk menyerbuki bunga tanaman buah naga merah. Baik tabulampot naga maupun tanaman budidaya di lahan memanfaatkan bantuan hewan malam tersebut untuk melakukan penyerbukan.

Syarat Budidaya Buah Naga Merah

buah naga

Secara umum, buah naga ditanam dengan stek atau biji. Dari hasil perbanyakan tersebut, maka bibit bisa ditanam sebagai buah naga dalam pot. Inilah kelebihan dari buah naga dalam pot yang ideal ditanam dimana saja.

Namun untuk itu, diperlukan berbagai syarat tumbuh dari tanaman ini. Beberapa syarat tersebut salah satunya adalah kondisi tanahnya. Tabulampot naga akan tumbuh subur jika medianya berpori (tidak berlumpur), kaya nutrisi, berpasir.

Tanaman ini juga bisa tumbuh dengan baik asalkan memiliki cukup sinar matahari. Sedangkan suhu yang ideal adalah antara 38 dan 40 ° C. Jika perawatannya cukup baik, buah naga dalam pot akan mulai berbuah pada usia 20 hingga 26 bulan.

Hal ini sangat memungkinkan lantaran tanaman tersebut sangat mudah beradaptasi dan tumbuh dengan baik di beberapa daerah. Khususnya, tabulampot naga akan tumbuh dengan baik pada lokasi dengan ketinggian 0 hingga 1200 m di atas permukaan laut.

Sinar Matahari Yang Cukup Untuk Tabulampot Buah Naga

Sebagai catatan yang paling penting adalah tabulampot naga bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup. Inilah syarat utama untuk membudidayakan buah naga dalam pot yang sukses dan menghasilkan buah yang melimpah.

Tanaman dengan perawatan yang baik dan sesuai akan memiliki pertumbuhan yang baik pula. rata-rata dalam 1 tahun, pohon buah naga bisa mencapai ketinggian lebih dari 1 meter. Dengan pertumbuhan yang cepat, maka tanaman buah naga dalam pot sangat menguntungkan jika dibudidayakan.

Dari hasil panennya nanti, hasil buah bisa dimakan dalam kondisi segar. Sebagai buah konsumsi, tentunya memiliki nilai jual yang tinggi. Meskipun banyak juga yang membudidayakan tabulampot naga hanya sebatas untuk konsumsi pribadi.

Tekstur buahya hampir sama dengan kiwi. Bijinya berwarna hitam dan renyah. Sementara daging buahnya terasa agak manis. Kandungan kalori di dalamnya rendah dan menjadi buah favorit untuk berbagai minuman.

Syarat Tumbuh Buah Naga Yang Cocok Dengan Iklim Indonesia

Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa tanaman ini memiliki syarat tumbuh yang sesuai dengan kondisi iklim maupun tanah di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Buah naga merah tumbuh dengan baik di iklim tropis.
  • Bisa beradaptasi dengan lingkungan tertentu dan perubahan iklim, termasuk curah hujannya.
  • Tumbuh dengan baik pada lingkungan memiliki kelembaban udara di kisaran 70 – 90%.
  • Karakter tanah sebagai media tumbuh yaitu memiliki  pH 6,5-7.
  • Curah hujan ideal untuk pertumbuhan buah naga dalam pot adalah di kisaran 60 mm / bulan atau 720 mm / tahun

Secara umum, buah dari tabulampot naga merah dimakan sebagai pelepas dahaga dan bahan minuman. Hal ini dikarenakan terdapat kandungan air yang tinggi dalam daging buahnya. Saat matang sempurna, berat buah rata-rata 0,5-1kg.

Selain syarat tumbuh di atas, perlu diketahui pula bahwa tanaman ini tidak tahan dengan genangan air. Hujan yang terlalu deras dan berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman.

Kerusakan ini terjadi terutama pada pembusukan akar dan menyebar ke pangkal batang. Intensitas sinar matahari yang dibutuhkan sekitar 70-80%. Itulah alasan kenapa tanaman ini harus ditanam di tanah atau pot tanpa naungan.

Jenis-Jenis Buah Naga

jual bibit buah naga kuning

Budidaya buah naga merah memiliki prospek yang cerah. Terutama untuk bisnis, tabulampot naga bisa diaplikasikan. Untuk itu, sebelum mulai membudidayakan buah ini sebaiknya melakukan langkah-langkah untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu.

Dengan cara tersebut, maka akan lebih mudah menemukan cara paling efektif  untuk mulai menanam buah naga dalam pot maupun pada lahan yang disediakan. Mulai dari syarat tumbuh, pemilihan bibit hingga langkah-langkah penananam menjadi informasi penting untuk digali lebih dalam.

Selain itu, informasi tentang jenis-jenis buah naga juga sangat penting. Hal ini akan mempengaruhi kualitas dari buah tersebut. Belum lagi, untuk jenis buah naga tertentu memiliki prospek pasar yang sangat bagus. Hal inilah yang menjadikan pemilihan bibit dan varietas buah naga dalam pot menjadi sangat krusial.

Diantara banyaknya jenis dan varietas buah ini, terdapat beberapa jenis yang dapat tumbuh dengan baik di Indonesia. Jenis buah naga tersebut antara lain adalah :

1. Buah naga merah

Untuk morfologi buah naga merah hampir sama dengan tabulampot naga lainnya. Sistem budidayanya juga sama dengan varietas lainnya. Yang membedakan dan membuatnya unik adalah warna daging buahnya.

Buah naga merah memiliki warna daging  yang merah cerah. Kandungan beta-karoten pada buah dan tanaman yang dimilikinya, membuat buah ini memiliki warna merah bahkan cenderung hitam.

2. Buah naga hitam

Varietas tabulampot buah naga ini masuk ke dalam klasifikasi pendatang baru di kalangan budidaya buah naga. Varietas ini pertama kali dikembangkan di Kediri, tetapi sekarang dapat dikatakan bahwa buah naga hitam telah dibudidayakan di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Buah naga dalam pot dengan ciri khas warnanya yang hitam ini adalah hasil hibrida dari buah naga super merah / super red yang diolah dan dirawat dengan pupuk hitam. Dari sinilah maka dikenal dengan istilah Natural Black.

Komposisi dalam pupuk ini adalah termasuk kotoran sapi, sisa-sisa cengkeh, dan abu sekam. Campuran dari semua bahan ini memiliki efek yang meningkatkan kandungan beta karoten dalam buah naga. Hal inilah yang membuat buah tersebut berwarna hitam.

Dari morfologinya, yang unik adalah warna buahnya. Sementara itu, kulitnya merah penuh dengan sisik besar yang khas. Tidak ada perbedaan mencolok pada pohon tabulampot buah naga ini.

Perbedaan utama adalah dalam warna daging buahnya. Warnanya tidak benar-benar hitam, tetapi merah yang sangat pekat sehinga mendekati hitam.  Untuk budidayanya sendiri sama dengan buah naga varietas lain pada umumnya.

3. Buah naga putih

Yang membuat buah naga varietas ini unik adalah warna daging buahnya. Tabulampot naga putih memiliki kulit buah merah cerah lengkap dengan sisik. Hanya saja, ketika buah dibuka, maka akan ada daging buah warna putih. Di dalamnya juga akan ditemui biji buah warna hitam kecil.

Perbedaan lainnya adalah dari sisi aroma. Buah naga putih memiliki aroma khas dan berbeda dengan jenis buah naga lainnya. Buah naga dalam pot varietas ini memiliki karakteristik aroma manis yang lebih menonjol dibandingkan dengan buah naga merah.

4. Buah naga kuning

Jika diamati, masing-masing varietas buah naga akan berbeda berdasarkan warna daging buahnya. Begitu juga dengan buah naga kuning. Perbedaan yang mencolok adalah dari warna kulit dan daging buahnya. Sementara penampilan bentuk kulit buah, pohon dan cara perawatan adalah sama.

Manfaat Dan Efek Konsumsi Bagi Manusia

tabulampot buah naga

Buah naga merah adalah salah satu buah yang paling dikenal karena bentuknya yang unik. Buah ini banyak dikonsumsi bukan hanya karena rasa manisnya. Namun banyak pula yang menjadikan buah ini sebagai asupan penuh nutrisi bagi tubuh.

Seperti halnya buah pada umumnya, buah naga merah memiliki banyak manfaat. Namun, konsumsi yang berlebihan dan konsumsi pada orang dengan kondisi tertentu bisa mendatangkan efek yang kurang baik.

Karena itulah, sebelum mulai mengkonsumsi buah ini, perlu diketahui dulu apa saja manfaatnya. Ketahui pula apa efek buruk yang ditimbulkan akibat konsumsi buah ini. Dengan demikian, maka siapa saja akan bisa menghindari efek buruk dari buah naga merah ini.

Manfaat Buah Naga Merah Bagi Kesehatan

Buah naga dalam pot yang memiliki nama latin Hylocereus undatus ini memiliki berbagai nutrisi di dalamnya. Karenanya, mengkonsumsi buah ini bisa memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Beberapa kandungan di dalamnya meliputi : vitamin B dan C, fosfor, protein, kalsium, serat, kaptin dan antioksidan. Itulah sebabnya tabulampot naga bisa memberi berbagai manfaat kesehatan seperti berikut ini :

  • Membantu menurunkan berat badan => Buah naga tinggi serat dan rendah kalori. Jadi, konsumsi buah ini bisa membantu menjaga berat badan yang ideal. Di dalamnya juga mengandung banyak air sehingga mempelancar proses pencernaan dalam tubuh.
  • Membantu mencegah kanker => Seperti buah warna merah lainnya, buah naga mengandung likopen. Kandungan inilah yang bertanggung jawab untuk memberikan warna merah pada buah naga serta mengurangi resiko terjadinya kanker prostat.
  • Membantu mencegah diabetes => Sifat antioksidannya juga berfungsi untuk mencegah timbulnya diabetes mellitus. Namun bagi yang sudah menderita penyakit ini, sebelum mengkonsumsinya, akan lebih baik jika dikonsultasikan dulu dengan dokter.
  • Membantu mencegah tekanan darah tinggi dan serangan jantung => Lycopene ternyata juga berfungsi sebagai penurun tekanan darah dan mencegah penyakit jantung.  Hal ini didukung dengan kandungan omega 3 dan omega 6 pada biji buah naga. Kandungan inilah yang dapat membantu meringankan gangguan kardiovaskular.
  • Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh => Manfaat ini didapat dari kandungan nutrisi dalam buah naga. Dengan rajin mengkonsumsi buah naga, proses penyembuhan luka akan lebih cepat.
  • Membantu meningkatkan nafsu makan => Vitamin B1 dan B2 dalam buah naga akan meningkatkan nafsu makan. Buah naga ini sekaligus bisa jadi camilan sehat bagi anak-anak hingga orang dewasa.
  • Membantu masalah pencernaan => Kandungan serat yang tinggi dapat membantu pencernaan dan mengobati sembelit. Di dalamnya juga mengandung protein yang baik yang dapat membuat tubuh tetap sehat dan bugar.

Efek Konsumsi Buah Naga Yang Berlebihan

Konsumsi buah naga merah memang bisa memberikan banyak manfaat. Namun perlu diingat bahwa konsumsi buah ini haruslah dibatasi. Jika terlalu berlebihan maka akan menimbulkan masalah kesehatan.

Bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu maka harus berkonsultasi dulu dengan dokter. Setidaknya, inilah yang bisa dialami tubuh akibat salah dalam konsumsi buah berwarna merah ini :

  • Menyebabkan perut kembung => Kandungan mineral dalam buah naga sangat baik bagi tubuh. Namun jika terlalu banyak mengkonsumisnya maka akan membuat perut terasa kembung.
  • Menyebabkan diabetes => Buah naga merah memiliki kandungan gula. Saat  mengkonsumsi buah ini secara berlebihan akan meningkatkan resiko diabetes.
  • Menyebabkan sakit perut => Terlalu berlebihan konsumsi buah naga merah bisa menimbulkan rasa mual dan asam lambung yang naik. Hal inilah yang membuat perut terasa kurang nyaman.

Cara Memilih Dan Menanam Bibit Buah Naga

buah naga dalam pot

Cara membiakkan buah naga dalam pot atau tabulampot buah naga cukup sederhana. Mulailah dengan memilih bibit unggul dari metode stek untuk tanaman ini. Beberapa kriteria bibit yang unggul adalah sebagai berikut :

  • Bibit berasal dari batang buah naga yang memiliki diameter minimum 8 cm
  • Tekstur batang sebaiknya keras dengan warna hijau tua
  • Diameter yang cukup besar akan semakin baik karena akan membuat tabulampot buah naga semakin kuat
  • Batang yang dipilih sebaiknya telah berproduksi atau menghasilkan buah setidaknya 3-4 kali
  • Setelah selesai memilih batang, potong sepanjang 120 cm
  • Setelah itu biarkan getah mengering untuk menghindari penyakit busuk akar.
  • Tanam bibit di dalam kantong plastik. Dengan ujung runcing di bagian bawah dan ditanam sedalam 5 cm.
  • Tempatkan bibit di tempat yang terkena sinar matahari
  • Siram dengan air secara teratur 2-3 kali sehari
  • Setelah 3 bulan, bibit akan memiliki ketinggian 50 hingga 80 cm dan siap ditanam di tanah atau media pot yang disediakan

Jika tidak bisa membuat sendiri bibit untuk buah naga dalam pot atau tabulampot buah naga, maka bisa juga dengan cara membelinya. Saat ini membeli bibit buah semakin mudah, baik dilakukan secara offline maupun online. Dapatkan bibit buah naga dalam pot atau tabulampot buah naga di tempat penjualan bibit terpercaya dengan bibit yang sudah terbukti kualitasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *