Semua Kategori

Cara Budidaya Jeruk Nipis Jeruk Purut Dan Jeruk Limau Dengan Mudah

jeruk nipis

Jeruk nipis  (Lat Citrus aurantifolia; Famili: Rutaceae) adalah salah satu jenis tanaman yang termasuk dalam suku jeruk-jerukan. Masih dalam suku buah yang sama, selain buah jeruk nipis ada pula jenis jeruk lain, seperti jeruk limau dan jeruk purut. Ketiga jenis jeruk ini termasuk tanaman yang memiliki cita rasa asam dan banyak ditemui di Indonesia. Meskipun buah jeruk nipis dan buah jeruk purut memiliki rasa asam, namun kegunaannya sangat luar biasa terutama untuk pelengkap menu masakan.

Bukan hanya di Indonesia, jenis tanaman di atas merupakan tanaman yang sudah banyak tersebar di Asia dan Amerika Tengah. Untuk mengetahui cara budidayanya, alangkah baiknya untuk mengenal lebih dekat tentang tanaman di atas.

Tanaman dan Pohon Buah Jeruk Nipis

buah jeruk nipis

Buah jeruk nipis adalah hasil budidaya tanaman yang mudah tumbuh di berbagai wilayah di indonesia. Penggunaannya sebagai makanan dan minuman menjadikan buah ini memiliki potensi ekonomi yang cukup baik dan prospek pasarannya sangat bagus di pasaran.

Pohon buah jeruk nipis dapat mencapai ketinggian 3-6 meter, memiliki banyak cabang dan duri dengan bentuk daun yang memanjang. Terdapat batang kecil pada daun.

Untuk perbungaan, biasanya akan muncul dari ketiak daun dengan bunga-bunga putih kecil yang harum. Buah jeruk nipis sendiri memiliki ciri khas berupa : bentuk bulat telur, berwarna hijau ke kuning-kuningan, dan kulit buahnya tipis. Di dalam kulit buah ini didapati memiliki kandungan sejumlah besar minyak esensial.

Daging buahnya berwarna putih kehijauan, sangat asam, mengandung banyak vitamin C dan asam sitrat. Di dalamnya akan ditemukan banyak biji dan ukurannya kecil. Di Indonesia tanaman jeruk nipis bisa hidup di dataran rendah pada ketinggian 1000 m di atas permukaan laut. Tanaman ini juga bisa tumbuh dengan baik di tanah alkali dan di tempat-tempat yang terkena sinar matahari secara langsung.

Di Asia Tenggara, penggunaannya sangat sering ditemui. Rasa asam dari buah jeruk nipis ini digunakan sebagai bahan untuk menetralkan bau amis dari daging atau ikan.

Manfaat dari buah jeruk nipis sangat beragam. Buah Jeruk nipis digunakan untuk membuat minuman, obat batuk dan hidangan penyedap. Bahkan ada pula yang memanfaatkannya sebagai penghilang karat.

Tanaman Buah Jeruk Purut

buah jeruk purut

Jeruk purut dikenal sebagai jeruk pelezat masakan yang terkenal akan aromanya yang begitu harum. Tanaman buah dengan cita rasa buah sangat asam ini mudah dibudidayakan di Indonesia. Mulai dari iklim, curah hujan, hingga kondisi tanah sangat mendukung untuk budidaya tanaman buah jeruk purut.

Sebagai tanaman budidaya, pohon buah jeruk purut ini bisa dengan mudah diperbanyak menggunakan bijinya. Namun cara yang paling mudah adalah dengan cara vegetatif, yaitu cangkok atau okulasi.

Penampilan luar jeruk purut mudah dikenali. Hal ini pula yang membedakannya dengan tanaman jeruk lain seperti jeruk nipis. Tanaman jeruk purut memiliki dahan kecil dengan ketinggian antara 2 hingga 6 meter.

Sementara itu, batangnya berkayu keras, ukurannya cukup kecil, dan bercabang rendah. Untuk ciri daunnya, tanaman ini memiliki daun berbentuk bulat dengan ujung tumpul. Permukaan daun cenderung tebal dan halus tekstur permukaannya.

Bentuk buah jeruk purut ini, ukurannya kecil, umumnya berdiameter tidak lebih dari 2 cm, dengan benjolan dan permukaan kulit yang kasar dan memiliki kerak tebal. Sedangkan untuk perbanyakan tanaman bisa dilakukan dengan biji atau dengan cara vegetatif.

Buah jeruk purut atau kulit jeruk purut ini sering dimanfaatkan sebagai campuran bahan makanan. Sementara daunnya digunakan sebagai penyedap makanan.

Manfaat Buah Jeruk Nipis dan Buah Jeruk Purut Bagi Kesehatan

buah jeruk nipis

Buah jeruk nipis dan buah jeruk purut sama-sama memiliki ciri khas rasa yang asam. Meski keduanya memiliki ciri morfologi yang berbeda, namun memiliki manfaat yang sama dari kandungan vitamin C yang kaya di dalamnya.

Selain penggunaan jeruk nipis dan jeruk purut sebagai bahan makanan di atas, kedua buah ini juga sangat bermanfaat sebagai penunjang kesehatan bagi tubuh. Maka tak heran jika banyak obat tradisional yang memakai jeruk nipis dan jeruk purut sebagai bahan dasar ramuannya.

Manfaat buah jeruk nipis bagi kesehatan

Secara umum, buah jeruk nipis memiliki antioksidan yang tinggi. Manfaatnya adalah untuk menangkal radikal bebas dan bahan kimia yang bisa merusak sel-sel dalam tubuh.

Kandungan nutrisi di dalam buah ini sangatlah beragam mulai dari kandungan kalium, vitamin A, B, C, D, kalsium dan magnesium. Untuk mendapatkan manfaat dari buah inipun sangatlah praktis karena tidak harus diramu dengan obat atau bahan lain, mengkonsumsi buah jeruk nipis dalam keadaan segar atau ditambahkan ke dalam minuman bisa memberikan dampak yang baik bagi kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa manfaat buah jeruk nipis secara umum. Baik anak-anak maupun orang dewasa bisa memperoleh manfaat di dalamnya dengan cara melakukan konsumsi dalam porsi yang cukup dan tidak berlebihan.

1. Melancarkan saluran pencernaan

Minum air putih dicampur dengan jeruk nipis di pagi hari dapat menyebabkan saluran pencernaan menjadi lebih lancar. Hal ini dikarenakan di dalam jeruk nipis terdapat kandungan flavonoid yang mampu berperan merangsang zat pencernaan dalam tubuh.

Jika sering mengalami sembelit, rasa asam dari jeruk nipis dapat melembutkan sistem ekskresi dan merangsang aktifitas usus. Untuk dapat merasakan manfaat jeruk nipis yang satu ini, maka minumlah segelas air hangat dengan dua sendok perasan jeruk nipis sebelum makan.

2. Membantu untuk menurunkan berat badan

Bagi yang sedang berjuang menurunkan berat badan, maka buah jeruk nipis bisa turut memberikan kontribusi. Asam sitrat dalam jeruk nipis dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lebih banyak kalori. Mulailah aktifitas sehari-hari dengan meminum segelas jus jeruk nipis dan diimbangi dengan olahraga secara teratur serta makan makanan sehat. Dengan begitu maka tubuh akan tetap bugar dan memiliki berat badan yang ideal.

3. Mengurangi kadar gula darah

Seperti halnya buah jeruk lainnya, buah jeruk nipis ini kaya akan vitamin C. Sehingga buah ini baik untuk penderita diabetes. Dengan indeks glikemik rendah, jeruk nipis dapat mengatur metabolisme tubuh dan dapat mengurangi resiko yang akibat tingkat gula darah yang berlebih.

Namun untuk memastikan tidak adanya efek samping akibat konsumsi buah ini, sebaiknya para penderita diabetes wajib untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan kondisi setiap pasien berbeda-beda. Oleh karena itu tetap patuhi setiap saran dari dokter yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

4. Melawan infeksi

Saat musim flu datang, maka buah jeruk nipis bisa dijadikan sebagai salah satu makanan sehat yang memberikan banyak manfaat. Tanpa perlu membeli vitamin di apotek dnengan harga mahal, cukup dengan konsumsi jeruk nipis maka tubuh bisa lebih kuat.

Minumlah jus jeruk nipis setiap hari untuk mengurangi risiko infeksi dan manambah imunitas tubuh. Vitamin C dan antioksidan dalam buah jeruk nipis dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh melawan infeksi seperti pilek atau flu. Jika sudah terlanjur sakit, maka konsumsi buah ini bisa membantu mempercepat proses penyembuhan.

5. Menyegarkan kulit

Jeruk nipis dengan rasa yang asam ini mengandung banyak vitamin C dan flavonoid. Keduanya merupakan senyawa antioksidan yang berfungsi memperkuat kolagen di dalam jaringan kulit. Minum campuran air dengan sari buah jeruk nipis dapat melembabkan dan meremajakan kulit.

Manfaat buah jeruk limau bagi kesehatan

Jeruk limau memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sebenarnya manfaat ini hampir sama dengan buah jeruk nipis. Karena di dalam buah jeruk limau banyak terdapat vitamin C sebagai antioksidan di dalam tubuh. Secara umum, inilah manfaat yang didapatkan dari konsumsi buah jeruk limau ini :

1. Meremajakan kulit

Beberapa senyawa yang terkandung di dalam jeruk limau menjadikannya pilihan yang tepat untuk perawatan kesegaran kulit. Manfaat ini didapatkan dari kandungan vitamin C dan flavonoid yang melimpah di dalam buah ini.

Oleh karenanya, konsumsi jeruk limau secara teratur bisa membantu mengatasi beberapa masalah kulit. Contohnya adalah mampu memerangi radikal bebas yang menyebabkan peradangan, mencerahkan kulit dan mengurangi kerutan di wajah. Tidak hanya itu, vitamin C juga merupakan salah satu vitamin penting yang membantu produksi kolagen untuk membuat kulit lebih lembut dan lebih kenyal.

Namun perlu diperhatikan bahwa dalam mengaplikasikannya ke kulit harus berhati-hati. Dan harus diingat pula bahwa kulit atau wajah tidak boleh langsung terpapar sinar matahari setelah mengaplikasikan buah ini karena dikhawatirkan justru bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

2. Meningkatkan kinerja sistem pencernaan

Kandungan flavonoid dalam jeruk limau ini juga membantu meningkatkan produksi enzim yang dibutuhkan untuk memecah makanan dalam tubuh. Karenanya tubuh tidak akan menumpuk terlalu banyak limbah dan makanan beracun.

Sifat asam dari buah ini juga meningkatkan sekresi air liur untuk memecah makanan. Sehingga dengan demikian maka makanan dapat diolah dengan baik oleh sistem pencernaan.

Manfaat buah jeruk limau ini sangat baik bagi orang yang sering mengalami sembelit. Namun, disarankan jangan terlalu banyak mengkonsumsi jeruk limau ini. Karena hal ini justru bisa menguras perut dan memperlancar pencernaan. Konsumsi jeruk limau yang berlebihan bisa membuat seseorang mengalami rasa mulas yang sukar hilang.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Makanan dengan kandungan vitamin C dosis tinggi dan antioksidan lainnya dapat membantu sistem kekebalan tubuh melawan kuman yang menyebabkan pilek atau flu. Seperti halnya buah jeruk nipis, jeruk limau dan buah jeruk purut yang mampu memberikan manfaat tersebut.

Vitamin C dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghasilkan sel yang lebih sehat. Selain itu, perannya juga sangat penting dalam membunuh mikroba dan melindungi tubuh terhadap serangan berbagai penyakit.

Karena hal inilah, konsumsi buah ini setiap hari bisa membuat tubuh tetap sehat. Namun harus tetap memperhatikan porsinya dan jangan berlebihan.

Efek Samping Buah Jeruk Nipis Dan Jeruk Limau

jeruk limau

Buah Jeruk nipis maupun jeruk limau memiliki banyak manfaat dan disebut sebagai salah satu minuman terbaik dari alam. Namun, dalam mengkonsumsinya harus bijak karena efek samping yang ditimbulkan apabila terlalu berlebihan justru tidak baik dan dapat mengganggu kesehatan. Berikut ini adalah beberapa resiko yang timbul dan berdampak pada tubuh akibat konsumsi buah rasa asam ini secara berlebihan :

1. Kerusakan Gigi

Buah jeruk nipis maupun buah jeruk purut mengandung asam sitrat tinggi yang dapat menyebabkan korosi email gigi. Ketika kerusakan gigi terus berlanjut maka rasa sakit akan muncul. Oleh karena itu konsumsi buah ini harus dilakukan dengan benar. Pastikan untuk tetap menjaga kesehatan gigi dan mulut secara benar dengan dengan cara menggosok gigi sebelum tidur. Hal ini bisa membantu agar sisa sari buah ini tidak menempel di gigi dan menyebabkan kerusakan.

2. Menyebabkan luka pada lambung

Ulkus peptikum atau tukak lambung adalah luka yang sangat menyakitkan yang ditemukan di lapisan perut atau usus kecil. Asam sitrat dalam buah jeruk nipis dan jeruk limau dapat meningkatkan risiko terkena radang lambung. Gejalanya bisa meliputi nyeri hebat di perut, muntah, dan penurunan berat badan yang tak terduga. Oleh karena perlu adanya pembatasan konsumsi buah ini secara teratur.

Cara Budidaya Tanaman Buah Jeruk Nipis dan  Jeruk Purut

jeruk nipis

Buah jeruk nipis maupun buah jeruk purut ini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai toko, supermarket hingga pasar tradisional. Rasanya segar dan sedikit asam, yang membuat jeruk ini semakin populer di semua kalangan.

Banyak orang menanam dan menjual buah jeruk nipis karena banyak manfaat yang mereka dapatkan terutama untuk tujuan konsumsi maupun pengobatan.

Bagi yang berminat membudidayakannya, bisa mulai belajar dari dari sekarang cara budidadaya yang benar dan tepat. Berikut ini adalah cara-cara untuk budidaya tanaman ini :

1. Memilih bibit unggul

Baik jeruk nipis maupun jeruk purut, bibit kedua tanaman tersebut sangat mudah ditemukan. Jadi, untuk mendapatkan bibit tidak perlu untuk menanam sendiri dari biji. Dengan cara cangkok atau vegetatif maka akan ditemukan bibit unggul yang bisa berbuah dengan cepat dan hasil buahnya berkualitas.

Untuk memilih bibit dari pebanyakan cangkok, maka bisa melihat panduan yang benar. Terapkan dan perhatikan ini saat memilih bibit jeruk nipis maupun jeruk purut :

  • Pastikan bahwa bibit pohon buah jeruk purut atau jeruk nipis tidak terkena hama atau penyakit.
  • Pastikan bahwa struktur tanaman tidak rusak baik pada daun, batang maupun akarnya
  • Daun segar dan tidak kering

Metode cangkok bisa dibuat sendiri dan diterapkan. Namun, saran paling praktis adalah dengan membeli benih yang siap ditanam langsung di toko benih secara langsung atau online. Pastikan untuk memeriksa ulasan toko atau meminta pemilik toko untuk mendapatkan benih berkualitas dan unggul.

2. Menyiapkan media tanam jeruk nipis dan buah jeruk purut

jeruk purut

Langkah selanjutnya untuk budidaya buah jeruk purut maupun nipis adalah menyiapkan media tanam. Tentu saja, sebelum menyiapkan media tanam juga harus memilih lokasi penanaman lebih dulu. Dan inilah beberapa panduan yang bisa diterapkan dalam langkah ini :

  • Lokasi penanaman bibit unggul sebaiknya berdekatan dengan sumber air
  • Lokasi budidaya di tempat terbuka dan terkena sinar matahari langsung
  • Pastikan juga lokasinya jauh dari polusi udara, seperti asap kendaraan
  • Bersihkan lokasi dari rumput, gulma atau batu-batu kecil jika ingin menanamnya langsung di tanah
  • Proses penanaman bibit buah jeruk purut maupun nipis dapat pula dilakukan dengan menggunakan media lain seperti di dalam pot. Tentu saja, pot yang digunakan adalah pot yang cukup besar dengan ukuran 40 keatas.
  • Campur tanah, pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 2: 1: 1 dan masukkan ke dalam pot.
  • Biarkan media selama 2 hingga 3 hari dan tempatkan di bawah sinar matahari langsung
  • Jika ingin menanamnya di lahan, maka persiapkan lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm
  • Berikan pupuk kandang atau kompos untuk menutup lubang tanam dan biarkan selama dua pekan
  • Sebelumnya, biarkan lubang penaburan selama 3 hari untuk membersihkan lubang bakteri
  • Apabila media tanam sudah siap, masukkan bibit buah jeruk limau atau nipis ke dalam media tanam tersebut.

3. Perawatan tanaman buah jeruk purut dan jeruk nipis

Setelah bibit ditanam, bukan berarti tugas pembudidaya selesai. Lakukan perawatan tanaman yang tepat untuk menghasilkan tanaman yang sehat, buah berlimpah dan berkualitas. Inilah berbagai langkah perawatan tanaman buah ini :

  • Lakukan penyiraman secara teratur => Langkah ini bisa dilakukan 1 hingga 2 kali sehari tergantung kondisi tanah. Sesuaikan dengan kondisi kelembaban tanah di media tanam. Pastikan media jangan sampai kering.
  • Pemberian pupuk => Langkah ini penting untuk memberikan nutrisi pada tanah.  Berikan pupuk pada tanaman buah jeruk purut secara teratur setiap 1 hingga 2 pekan atau minimal sebulan sekali, tergantung pada jenis pupuk yang diberikan.
  • Pembasmian hama penyakit => Seperti tanaman buah lain, untuk mengatasi masalah ini bisa menggunakan pestisida atau obat hama alami yang ditemui dipasaran.

Itulah cara mudah dan tepat dalam merawat dan membudidayakan tanaman buah jeruk purut dan jeruk nipis. Dengan cara penanaman dan perawatan yang tepat maka akan dihasilkan buah yang bermutu dan produksi buah yang melimpah. Selain dikonsumsi buat kebutuhan pribadi, hasilnya bisa dijual untuk mendapatkan nilai komersialnya.

 

Showroom dan Marketing Office TanamanMart :

Kota Delta Mas Zona Amerika Jalan Pasadena Raya (Depan SDIT Nurrahman Cluster El Verde) Pasirranji Cikarang Pusat Kab.Bekasi Jawa Barat 17531

Phone: (021) 2909 4048

HP      : 0812-1303-0404 (SMS/WA/TELP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *